Rabu, 17 Mei 2017

Tips Berkendara Irit BBM "Eco driving"

Tags

Sahabat Dunia Otomotif, melihat kondisi jalan yang semakin padat, yuk mari kta ingat kembali kalau selama perjalanan, para pengendara dapat mengemudi dengan metode "Eco Driving", yang merupakan cara mengemudi yang bertujuan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dengan mengkombinasikan teknik safety driving, psikologhi pengemudi yang cerdas (smart driving) dan teknologi mobil itu sendiri.

Bagaimana caranya ? kali ini dunia otomotif akan berbagi kunci teknik Eco Driving sebagai berikut :
1. Saat berada pada kondisi macet, pengendara sebaiknya tidak langsung menancap gas, melainkan menekan gas secara berlahan, akselerasi mendadak dapat mengakibatkan konsumsi bahan bakar berlebihan.

2. Gunakan air conditioner (AC) seperlunya; saat udara sejuk, temperatur AC tidak perlu di set maksimal, cukup putar setengah putaran saja agar konsumsi bahan bakar tetap optimal tanpa mengurai kesejukan kabin.

3. Hindari perilaku suka berganti-ganti tipe bahan bakar, ini dapat berdampak berkurangnya umur mesin mobil, karena mesin mobil sebenarnya sudah mmemiliki sensor untuk mendeteksi bahan bakar yang digunakan.

4. Sebaiknya anda melakukan perawatan berkala secara rutin sesuai jadwal yang sudah ditentukan sesuai dengan anjuran.

5. Jangan terlalu lama melaju mobil dengan gigi rendah karena mesin akan cepat panas dan menyerap banyak bahan bakar, usahakan perpindahan gigi pada setiap 2000 RPM pada kondisi jalanan lancar.

6. Berkendara terlalu pelan atau terlalu cepat juga tidak efesien, usahakan gas konstan pada kondisi jalanan lancar dengan kecepatan 40 hingga maksimal 60 KPJ.

7. Jangan terpancing untuk memijak gas lebih dalam atau memacu kecepatan saat melihat jalanan di depan anda kosong, stabil saja karena pada prinsipnya jalanan kota mau ngebut ataupun santai selisih waktu yang di butuhkan untuk sampai di tujuan tidaklah banyak. dengan gas konstan sangat-sangat membantu mengefesienkan bahan bakar.

Berkendara dengan "Eco Driving" dapat memberikan manfaat bagi pengguna kendaraan, menghemat biaya pembelian bahan bakar, menjaga umur kendaraan dan turut menjaga lingkungan.

Testimonial Tips :
"Hal penting dalam eco driving adalah minset. 50 persen faktor penentu adalah pola pikir, bisa atau tidak mengendalikan emosi? buat sebagian orang memang susah dan itu perlu latihan. Apalagi saat menghadapi beberapa titik kemacetan, selain melakukan praktek eco driving, intinya harus sabar dan tidak agresif. Hasilnya, di tantangan 7 liter livina Bandung - Jakarta, saya berhasil mendapatkan konsumsi rata-rata BBM sebesar 30,3 km/l." - Donny Aprilianda (Pemenang Tantangan 7 Liter Livina)


EmoticonEmoticon